Tuesday, July 28, 2009

Bisnis Menanam Sengon Solomon (kultur jaringan) Menggiurkan


Dibandingkan sengon biasa, sengon Solomon pertumbuhannya sangat cepat & ranting kecil sehingga batang induk cepat besar.

Menanam sengon laut biasa dg Solomon biasayanya sama. tetapi solomon memberi hasil 2x lipat.
Tips :
1. Beli bibit jenis unggul, harga lebih mahal sedikit tetapi hasil 2x lipatnya.
2. Beli diawal musim tanam antara Oktober-November. kalau diakhir musim tanam dimungkinkan
dapat bibit afkiran.
3. Pilih bibit yang bagus.
4. Untuk bibit kultur jaringan pertumbuhannya akan seragam. dan penjarangan bukan karena
kerdil tapi untuk mempercepat pertumbuhan diameter batang.
5. Lubang tanam 40cm x 40cm x 40cm tambahkan pupuk kandang (ayam /kambing lebih baik)
dan tambahkan 100gram pupuk NPK/Phonska.
6. Jarak tanam ideal 3 x 3 meter.
7. Pada usia tanam 2 mgg - 1 bln, kontrol tanaman. dan jika ditemukan serangga pemakan daun
semprot dengan decis.
8. Pada umur 1 tahun, dan 2 tahun gali lubang tanam diantara pohon isi dg 0,3 m kubik pupuk
kandang dan 0,5 kg NPK. hilangkan gulma/rumput di sekitar pohon.
9. Setelah umur 1 tahun baru boleh dilakukan penanaman tumpang sari dengan palawija.

Hitungan bisnis: (pada umur 5 th per hektar luas lahan)
1. Sengon lokal diameter rata-2 : 24cm
Biaya bibit 1150 x Rp. 900 = Rp. 1.035.000
Biaya pemeliharaan 1150 x Rp. 10.000 = Rp. 11.500.000
Jumlah Pengeluaran = Rp. 12.535.000

Pemasukan :
Penjarangan tahun ke 1 = 25% x 1150 =287.5 x harga jual Rp. 15000= Rp. 1.725.000
Penjarangan tahun ke 2 = 15% x 1150 = 172.5 x harga jual Rp. 40.000= Rp. 6.900.000
Hasil tebang tahun ke 5 = 60% x 1150 = 690 x harga jual Rp. 250.000= RP. 172.500.000
Jumlah pemasukan = Rp. 190.612.500

2. Sengon Solomon kultur jaringan
Biaya bibit (asumsi) 1150 x Rp. 3500 = Rp. 4.025.000
Biaya pemeliharaan 1150 x Rp. 10.000 = Rp. 11.500.000
Jumlah pengeluaran = Rp. 15.525.000

Pemasukan :
Penjarangan tahun ke 1 = 10% x 1150 x harga jual Rp. 15000 = Rp. 1.725.000
Penjarangan tahun ke 2 = 5% x 1150 x harga jual Rp. 40.000= Rp. 862.500
Hasil tebang tahun ke 5 = 85% x 1150 x harga jual Rp. 400.000 = Rp. 391.000.000
Jumlah Pemasukan = Rp. 393.587.500

Diambil dari : Sengonsolomon.blogspot.com

26 comments:

goes.martoyo said...

ass wr wb...
mohon info pak haji, saya tertarik untuk mengetahui lebih jauh... mengenahi perkebunan sengon/albasia
untuk pembelian lahan apakah bukti kepemilikan lahan tsb berbentuk sertifikat ?
dan gimana apakah ada hama lain yang bisa menjadi kendala pada proses pertumbuhan?
kalo di blog kan semuanya positif, mohon jelaskan juga hal negatifnya?

demikian pertanyaan dari saya
terima kasih

wassallam wr wb
agoes jakarta
hp 081219591990

H. Warsito said...

Untuk bukti kepemilikan lahan ada yng bersetifikat SHM dan ada yang masih berupa Letter C dari kelurahan. Untuk hama/penyakit, memang ada kebun yang diserang dan ada yang tidak, artinya tergantung dari perawatan & kontrol dari pemilik/warga yang diberi kepercayaan. Dan di Temanggung masih aman dari hama.

dianjati said...

met sore pak haji........
pak apa masih ada lahan sewa yang udah ada tanaman sengonnya harga kurang dari 20jt....kalo ada jumlah pohonnya berapa?
terima kasih

H. Warsito said...

terima kasih komentarnya.
masih ada, ada yang luas 1000m dengan sengon 90 pohon harga 12 juta, umur sengon sudah 2,5th. ada yang 125 pohon harga 16juta umur sengon sudah 4th.
maksimal sewa sampai sengon umur 10th.

Paiton said...

Assalamualaikum,
menarik sekali membaca artikel pak haji, tapi sayang sekali likasinya jauh dari tempat tinggal saya di Probolinggo Jawa Timur.
Barangkali pak haji punya info lokasi di Jatim yang bisa disewa? Terimakasih sebelumnya.

Wassalam.

H. Warsito said...

Terima kasih atas kunjungannya ke blok ami. untuk lokasi jawa timur kami tidak tahu.
pembeli kebon di temanggung banyak dari luar kota pak.

H. Warsito said...

Terima kasih atas kunjungannya ke blok ami. untuk lokasi jawa timur kami tidak tahu.
pembeli kebon di temanggung banyak dari luar kota pak.

blackberry said...

Assalamualaikum Pak Haji

Untuk memperoleh bibit sengon varietas solomon dari mana Pak, apakah Bapak juga bisa mengusahakan?

Kami memiliki lahan di lereng merapi, pakem yogya. Apakah dapat diantar ke sana?
pembelian paling sedikit berapa batang ya Pak

Maturnuwun
Wassalam
Iwan

Rudy Pontianak said...

Assalamualikum...
Kalau di Kalbar banyak lahan gambut bisa gak ditanamai sengon p.haji,Trims Wass

H. Warsito said...

Pak Iwan : untuk di Jogja bapak bisa mencari bibit di daerah magelang. kami sendiri tidak menjual bibit.
memang agak susah bibitnya.

pak Rudy: untuk lahan gambut saya kurang tahu pak. mungkin kurang cocok pak.

Alzam said...

Assalamualaikum pak haji

pak haji kalo di banyumas untuk mendapatkan bibit sengon solomon di daerah mana ya??

terus pak haji punya lokasi lahan sewa untuk daerah banyumas.

matur suhun
wassalam
faisal

H. Warsito said...

kami tidak punya lahan di banyumas.
hanya di temanggung.
bibit solomon ada di wilayah ambarawa, magelang, temanggung dan jawa timur.

Anonymous said...

Ass PAk Haji,
Saya tertarik untuk membeli lahan dan kebun yang 3000m2, mohon info lebih rinci lokasi kebun tsb. Dari kota Temanggung berapa km, apa bisa di tempuh dengan mobil? Apakah bisa balik nama (sertifikat) berapa lam prosesnya? Apa bisa saya mengubungi via email? Mohon info alamat emailnya pak Haji?
WAss

Aris

ardha said...

menanam jbon bagaikan menanam emas,karena harga kayu akan terus meninggi

H. Warsito said...

kami sekarang juga sudah menanam jabon dibeberapa lokasi sebagai percobaan. dan pertumbuhan sangat cepat sekali.
tetapi kita masih belum tahu pemasarannya pak.
kalau sengon pemasarannya sudah pasti. di temanggung banyak industri pengolahan kayu albasia/sengon.

guny said...

pak haji, lahan bpk yg ditemanggung apa juga tanam varitas sengon solomon, tlg infonya
tks gun

topan said...

saya sudah menguji coba jabon sebagai kayu lapis di pt wana awet mas nguwet,,ternyata kualitas jabon jauh diatas sengon kok pak,buat mebel juga segalanya sengon kalah,nah sekarang ini saya ditantang oleh pt dsn dan pt KLI,supaya per hari menyediakan 200 truk jabon,,,,
secara logika lah: sengon kurang bagus dari jabon saja laku,apalagi jabon lebih baik tentu saja lebih mahal,trims

H. Warsito said...

Mungkin benar mas, karena memang kita belum pengalaman di Jabon. belum tahu komsumsinya seberapa, dan hasil panennya belum pernah membandingkan.
Saat ini memang kita mencoba untuk menanam jabon dan memang sangat bagus sekali pertumbuhannya.

mas Topan tinggal dimana, no telpon berapa? bisa sharing tentang jabon?
Terima kasih.

Anonymous said...

ass wr wb pak haji, sy akan mengembangkan sengon di kawasan lampung, bibit renacana akan sy beli dr jawa tengah, tetapi apakah bpk ada info atau berita ttg pemasaran sengon di lampung apakah sudah seramai di jawa>? makasi banyak

H. Warsito said...

Kami belum tahu untuk prospek penjualan kayu sengon di Lampung.
Sebaiknya saudara survey dulu ke depo-depo kayu di beberapa wilayah di lampung untuk mendapatkan gambaran harga sengon disana.
Supaya saudara bisa membjuat target & menghitung untung ruginya.

Ihsan Prawoto said...

terima kasih informasi perhitungan bisnis tanam sengonnya ini sangat membantu saya yang masih pemula dlm hal tanam sengon.. salam kenal

H. Warsito said...

Terima kasih pak atas kunjungannya.
Salam kenal juga pak.

jonny said...

petani jabon dan sengon mampir nich

btw harga bibit jabon dan bibit jabon

sengon mahal mana pak?

H. Warsito said...

harga bibit jabon lebih mahal dibanding harga bibit sengon.
dengan ukuran tinggi yang sama harga bibit jabon 2x lipatnya

Anonymous said...

ass wr wb pak haji, saya sngt tertarik sekali dngn tanaman sengon, skrng sudah bnyk yg menawarkan kemitraan,tp saya blum begitu yakin benar atau tidaknya. mungkin pak haji punya pengalaman tentang kemitraan budidaya sengon tol info. dan bagaimana cara pemasarannya. terima kasih sblumnya

H. Warsito said...

kalau kemitraan di tepat saya, jarang ya pak. Disini lebih umum adalah pembelian sengon dengan sistem tanahnya sewa/kontrak sampai umur panen. rata-rata kontraknya 10th. harganya lebih murah. pembelian sengon dengan sistem tanah sewa biasanya pada umur 2-4th. jadi pembeli tinggal menunggu masa panen saja sampai dg maksimal 10th. sengon bisa dipanen umur 7-10th. penjualan sengon di temanggung sangat mudah, karena banyak pengusaha kayu glondong dan industri pengolahan kayu sengon.